Kamis, 12 September 2013

PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT.ANGSA DAYA



PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT.ANGSA DAYA
Nama :Tubagus Banurusman Bisva
NIM    :41612010039
SUMBER SKRIPSI:
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT.ANGSA DAYA
Disusun oleh:
Nama                         :Chungking Panjaitan
NIM                            :41606110059
Program Studi         :Teknik Industri
BAB I
PENDAHULUAN
         Persediaan bahan baku sebagai kekayaan perusahaan memiliki peranan penting di dalam operasi bisnis perusahaan.
         Metode EOQ (Economic Order Quantity) merupakan salah satu metode yang paling sering digunakan untuk mengetahui jumlah persediaan bahan baku.
         Karena dengan perhitungan EOQ akan mengetahui jumlah persediaan yang efisien dan diketahui juga biaya yang dikeluarkan perusahaan dengan persediaan bahan baku yang dimilikinya.
         PT Angsa Daya merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri keramik,selama ini perusahaan dalam kegiatan produksi sistem persediaan nya tidak menggunakan teknik EOQ,sehingga sering mengalami kekurangan bahan baku ketika proses produksi sedang berjalan. Hal ini cukup menggangu permintaan ekspor harus tepat  waktu.
BAB II
LANDASAN TEORI
         Untuk mencapai tujuan perusahaan ,faktor yang harus diperhatikan adalah: Tenaga kerja,Mesin,Modal,Bahan baku,Manajemen.
         Material merupakan salah satu faktor utama industri manufaktur,oleh karena itu dilakukan manajemen material
         Tujuan manajemen material adalah tersedianya material dalam jumlah,kualitas,harga dan waktu yang tepat.
         Economic Order Quantity (EOQ) adalah salah satu teknik pengendalian persediaan yang paling dikenal secara luas dan sering digunakan.
         Persediaan pengaman (Safety Stock) adalah persediaan tambahan yang diadakan untuk melindungi atau menjaga kemungkinan kekuragan bahan baku.
         Titik pemesanan kembali adalah suatu titik atau batas dari jumlah persediaan yang ada pada suatu saat dimana pemesanan harus diadakan kembali
BAB III
METODE PENELITIAN
         Metode yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah metode deskriptif ,yaitu penelitian yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis,Factual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat dari objek penelitian yang bersifat nyata.
         Dengan cara mengumpulkan data dan informasi mengenai kebijakan persediaan bahan baku keramik di PT. Angsa Daya dan membandingkan dengan hasil analisa yang berhubungan dengan kebijakan persediaan bahan baku.
         Metode pengumpulan data dengan:Teknik observasi,Teknik Interview.
         Penelitian ini menggunakan metode analisis EOQ (Economic Order Quantity).
         Dengan membandingkan  kebijakan perusahaan saat ini dengan metode EOQ,maka langkah selanjutnya adalah mengambil keputusan,apakah kebijakan yang diambil perusahaan menguntungkan  dibanding EOQ.
BAB IV
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
         Data-data bahan baku keramik yang dikumpulkan adalah:
a.     Jenis bahan baku yang digunakan
b.     data harga jenis bahan baku
c.      data pemakaian bahan baku
d.     biaya pemesanan
e.     biaya penyimpanan
f.       persediaan pengaman
g.     titik pemesanan kembali
h.     waktu pemesanan.
BAB V
ANALISA PEMECAHAN MASALAH
         Selama ini PT. Angsa Daya menggunakan metode  pengendalian bahan baku berdasarkan pengalaman yang diterapkan selama ini,metode tersebut beresiko apabila terjadi kesalahan dalam melakukan perkiraan pemakaian bahan baku yang akan diproduksi.
         Dengan metode EOQ sehingga resiko kekurangan bahan dapat diatasi dengan  baik.
         Perusahaan dapat menekan biaya persedian bahan baku
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
         Setelah dilakukan analisa tentang kebijakan persediaan bahan baku di PT.Angsa Daya,maka dapat disimpulkan:
1.     Dengan metode yang digunakan perusahaan total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp.363.678.507.330 per tahun
2.     Dengan menggunakan metode EOQ,total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp.362.426.616.690 per tahun
3.     Setelah dilakukan perbandingan metode perusahaan dengan EOQ, PT. Angsa Daya dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp.1.251.890.640 per tahun
4.     Dari hasil analisa yang telah dilakukan,dengan mengunakan emetode EOQ perusahaan dapat menekan biaya persediaan sebesar Rp.1.251.890.640
Saran:
1.     Memerhatikan pengendalian bahan baku
2.     Pengaturan tata letak gudang
3.     Penggunaan bahan baku pada waktu proses produksi dioptimalkan
4.     Agar perusahaan menggunakan metode EOQ