Kamis, 12 September 2013

PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT.ANGSA DAYA



PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT.ANGSA DAYA
Nama :Tubagus Banurusman Bisva
NIM    :41612010039
SUMBER SKRIPSI:
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI PT.ANGSA DAYA
Disusun oleh:
Nama                         :Chungking Panjaitan
NIM                            :41606110059
Program Studi         :Teknik Industri
BAB I
PENDAHULUAN
         Persediaan bahan baku sebagai kekayaan perusahaan memiliki peranan penting di dalam operasi bisnis perusahaan.
         Metode EOQ (Economic Order Quantity) merupakan salah satu metode yang paling sering digunakan untuk mengetahui jumlah persediaan bahan baku.
         Karena dengan perhitungan EOQ akan mengetahui jumlah persediaan yang efisien dan diketahui juga biaya yang dikeluarkan perusahaan dengan persediaan bahan baku yang dimilikinya.
         PT Angsa Daya merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri keramik,selama ini perusahaan dalam kegiatan produksi sistem persediaan nya tidak menggunakan teknik EOQ,sehingga sering mengalami kekurangan bahan baku ketika proses produksi sedang berjalan. Hal ini cukup menggangu permintaan ekspor harus tepat  waktu.
BAB II
LANDASAN TEORI
         Untuk mencapai tujuan perusahaan ,faktor yang harus diperhatikan adalah: Tenaga kerja,Mesin,Modal,Bahan baku,Manajemen.
         Material merupakan salah satu faktor utama industri manufaktur,oleh karena itu dilakukan manajemen material
         Tujuan manajemen material adalah tersedianya material dalam jumlah,kualitas,harga dan waktu yang tepat.
         Economic Order Quantity (EOQ) adalah salah satu teknik pengendalian persediaan yang paling dikenal secara luas dan sering digunakan.
         Persediaan pengaman (Safety Stock) adalah persediaan tambahan yang diadakan untuk melindungi atau menjaga kemungkinan kekuragan bahan baku.
         Titik pemesanan kembali adalah suatu titik atau batas dari jumlah persediaan yang ada pada suatu saat dimana pemesanan harus diadakan kembali
BAB III
METODE PENELITIAN
         Metode yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah metode deskriptif ,yaitu penelitian yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis,Factual dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat dari objek penelitian yang bersifat nyata.
         Dengan cara mengumpulkan data dan informasi mengenai kebijakan persediaan bahan baku keramik di PT. Angsa Daya dan membandingkan dengan hasil analisa yang berhubungan dengan kebijakan persediaan bahan baku.
         Metode pengumpulan data dengan:Teknik observasi,Teknik Interview.
         Penelitian ini menggunakan metode analisis EOQ (Economic Order Quantity).
         Dengan membandingkan  kebijakan perusahaan saat ini dengan metode EOQ,maka langkah selanjutnya adalah mengambil keputusan,apakah kebijakan yang diambil perusahaan menguntungkan  dibanding EOQ.
BAB IV
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
         Data-data bahan baku keramik yang dikumpulkan adalah:
a.     Jenis bahan baku yang digunakan
b.     data harga jenis bahan baku
c.      data pemakaian bahan baku
d.     biaya pemesanan
e.     biaya penyimpanan
f.       persediaan pengaman
g.     titik pemesanan kembali
h.     waktu pemesanan.
BAB V
ANALISA PEMECAHAN MASALAH
         Selama ini PT. Angsa Daya menggunakan metode  pengendalian bahan baku berdasarkan pengalaman yang diterapkan selama ini,metode tersebut beresiko apabila terjadi kesalahan dalam melakukan perkiraan pemakaian bahan baku yang akan diproduksi.
         Dengan metode EOQ sehingga resiko kekurangan bahan dapat diatasi dengan  baik.
         Perusahaan dapat menekan biaya persedian bahan baku
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
         Setelah dilakukan analisa tentang kebijakan persediaan bahan baku di PT.Angsa Daya,maka dapat disimpulkan:
1.     Dengan metode yang digunakan perusahaan total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp.363.678.507.330 per tahun
2.     Dengan menggunakan metode EOQ,total biaya persediaan bahan baku sebesar Rp.362.426.616.690 per tahun
3.     Setelah dilakukan perbandingan metode perusahaan dengan EOQ, PT. Angsa Daya dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp.1.251.890.640 per tahun
4.     Dari hasil analisa yang telah dilakukan,dengan mengunakan emetode EOQ perusahaan dapat menekan biaya persediaan sebesar Rp.1.251.890.640
Saran:
1.     Memerhatikan pengendalian bahan baku
2.     Pengaturan tata letak gudang
3.     Penggunaan bahan baku pada waktu proses produksi dioptimalkan
4.     Agar perusahaan menggunakan metode EOQ


Selasa, 25 Desember 2012

sejarah Taman Hek, Condet, Batu Ampar, Cililitan, sampe Cawang

sejarah Taman Hek, Condet, Batu Ampar, Cililitan, sampe Cawang

TAMAN HEK

Tempat yang terletak antara Kantor Kecamatan Kramatjati dan kantor Polisi Resor Kramatjati, sekitar persimpangan dari jalan Raya Bogor ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) terus ke Pondokgede, dikenal dengan nama Hek. Rupanya, nama tersebut berasal dari bahasa Belanda. Menurut Kamus Umum Bahasa Belanda – Indonesia (Wojowasito 1978:269), kata hek berarti pagar. Tetapi menurut Verklarend Handwoordenboek der Nederlandse Taal (Koenen- Endpols, 1946:388), kata hek dapat juga berarti pintu pagar.
keramat jati tempo dulu
Dari seorang penduduk setempat yang sudah berumur lanjut, diperoleh keterangan, bahwa di tempat itu dahulu memang ada pintu pagar, terbuat dari kayu bulat, ujung – ujungnya diruncingkan, berengsel besi besar, bercat hitam. Pintu itu digunakan sebagai jalan keluar – masuk kompleks peternakan sapi, yang sekelilingnya berpagar kayu bulat. Kompleks peternakan sapi itu dewasa ini menjadi kompleks Pemadam Kebakaran dan Kompleks polisi Resort Keramatjati. Sampai tahun tujuh puluhan kompleks tersebut masih biasa disebut budreh, ucapan penduduk umum untuk kata boerderij, yang berarti kompleks pertanian dan atau peternakan. Kompleks peternakan tersebut merupakan salah satu bagian dari Tanah Partikelir Tanjoeng Oost, yang pada masa sebelum Perang Dunia Kedua terkenal akan hasil peternakannya, terutama susu segar untuk konsumsi orang – orang Belanda di Batavia.


CONDET
condet tempo dulu

Kawasan Condet meliputi tiga kelurahan, yaitu Kelurahan Batuampar, Kampung Tengah (dahulu disebut Kampung Gedong), dan Balekambang termasuk wilayah Kecamatan Kramatjati, Kotamadya Jakarta Timur. Nama Condet berasal dari nama sebuah anak sungai Ci Liwung, yaitu Ci Ondet. Ondet, atau ondeh, atau ondeh – ondeh, adalah nama pohon yang nama ilmiahnya Antidesma diandrum Sprg.,termasuk famili Antidesmaeae (Fillet, 1888:128), semacam pohon buni, yang buahnya biasa dimakan.
Data tertulis pertama yang menyinggung – nyinggung Condet adalah catatan perjalanan Abraham van Riebeeck, waktu masih menjadi Direktur Jenderal VOC di Batavia ( sebelum menjadi Gubernur Jendral ). Dalam catatan tersebut, pada tanggal 24 September 1709 Van Riebeck beserta rombongannya berjalan melalui anak sungai Ci Ondet “Over mijin lant Paroeng Combale, Ratudjaja, Depok, Sringsing naar het hooft van de spruijt Tsji Ondet”,..(De Haan 1911: 320).
Keterangan kedua terdapat dalam surat wasiat Pangeran Purbaya, yang dibuat sebelum berangkat ke pembuangan di Nagapatman, disahkan oleh Notaris Reguleth tertanggal 25 April 1716. Dalam surat wasiat itu antara lain tertulis, bahwa Pangeran Purbaya menghibahkan beberapa rumah dan sejumlah kerbau di Condet kepada anak – anak dan istrinya yang ditinggalkan (De Haan, 1920:250).
Keterangan ketiga adalah Resolusi pimpinan Kompeni di Batavia tertanggal 8 Juni 1753, yaitu keputusan tentang penjualan tanah di Condet seluas 816 morgen (52.530 ha), seharga 800 ringgit kepada frederik willem Freijer. Kemudian kawasan Condet menjadi bagian dari tanah partikelir Tandjoeng, Oost, atau Groeneveld (De Haan 1910:51).


BATU AMPAR
batuampar tempo dulu

Batu Ampar yang merupakan bagian dari kawasan Condet, bahkan biasa disebut Condet Batuampar, dewasa ini menjadi sebuah kelurahan, Kelurahan Batuampar, Kecamatan Keramatjati, Kotamadya Jakarta Timur. Wilayah kelurahan Batuampar di sebelah barat berbatasan dengan wilayah Kelurahan Balekambang, (lengkapnya Condet Balekambang), yang dalam sejarahnya berkaitan satu sama lain.
Ada legenda yang melekat pada nama tempat tersebut sebagaimana diceritakan oleh orang – orang tua di Condet kepada Ran Ramelan, penulis buku kecil berjudul Condet, sebagai berikut.
Pada jaman dulu ada sepasang suami istri, namanya Pangeran Geger dan Nyai Polong, memeliki beberapa orang anak. Salah seorang anaknya, perempuan, diberi nama Siti Maemunah, terkenal sangat cantik. Waktu Maemunah sudah dewasa dilamar oleh Pangeran Tenggara atau Tonggara asal Makasar yang tinggal di sebelah timur Condet, untuk salah seorang anaknya, bernama Pangeran Astawana.
Supaya dibangunkan sebuah rumah dan sebuah tempat bersenang – senang di atas empang, dekat kali Ciliwung, yang harus selesai dalam waktu satu malam. Permintaan itu disanggupi dan terbukti, menurut sahibulhikayat, esok harinya sudah tersedia rumah dan sebuah bale di sebuah empang di pinggir kali Cliwung, sekaligus dihubungkan dengan jalan yang diampari dengan batu, mulai dari tempat kediaman keluarga Pangeran Tenggara .
Demikianlah, menurut cerita, tempat yang dilalui jalan yang diampari batu itu selanjutnya disebut Batuampar, dan bale (Balai) peristirahatan yang seolah – olah mengambang di atas air kolam dijadikan nama tempat . Balekambang.
Pada awal abad keduapuluh di Batuampar terdapat perguruan silat yang dipimpin antara lain oleh Maliki dan Modin (Pusponegoro, 1984, IV:295). Pada tahun 1986, seorang guru silat di Batuampar, Saaman, terpilih sebagai salah seorang tenaga pengajar ilmu bela diri itu di Negeri Belanda, selama dua tahun. Tidak mustahil, kemahiran Saaman sebagai pesilat, sehingga terpilih menjadi pengajar di mancanegara itu, adalah kemahiran turun – temurun.


CILILITAN
cililitan tempo dulu

Kawasan Cililitan dahulu terbentang dari sungai Ci Liwung di sebelah barat, sampai sungai Ci Pinang di sebelah timur. Sebelah selatan berbatasan dengan kawasan Kampung Makasar dan Condet. Di sebelah utara berbatasan dengan kawasan Cawang . Bagian sebelah barat Jalan Dewi Sartika sekarang sebatas simpangan Jalan Kalibata, biasa disebut Cililitan Kecil, sedangkan yang terletak disebelah timur Jalan Raya Bogor, dikenal dengan nama Cililitan Besar. Dewasa ini nama Cililitan dijadikan nama kelurahan, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramatjati, Kotamadya Jakarta Timur.
Nama Cililitan diambil dari nama salah satu anak sungai Ci Cipinang. Dewasa ini anak sungai tersebut sudah tidak ada lagi bekas – bekasnya. Kata ci, adalah bahasa Sunda, mengandung arti “air sungai” Lilitan lengkapnya lilitan – kutu, adalah nama semacam perdu yang bahasa ilmiahnya Pipturus velutinus Wedd., termasuk famili Urticeae (Fillet 1888:201).
Pada pertengahan abad ke- 17 kawasan Cililitan merupakan bagian dari tanah partikelir Tandjoeng Oost, ketika masih dimiliki oleh Pieter van der Velde (De Haan 1910:50). Kemudian beberapa kali berpindah pindah tangan. Sampai diganti namanya menjadi lapangan Udara Halim Perdanakusumah. Lapangan udara tersebut biasa disebut Lapangan Udara (vliegeld, kata orang Belanda) Cililitan.


CAWANG

Kawasan Cawang dewasa ini menjadi sebuah kelurahan Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramatjati, Kotamadya Jakarta Timur.
cawang 1993
Nama kawasan tersebut berasal dari nama seorang Letnan Melayu yang mengabdi kepada Kompeni, yang bermukim disitu bersama pasukan yang dipimpinnya, bernama Enci Awang.(Awang, mungkin panggilan dari Anwar). Lama – kelamaan sebutan Enci Awang berubah menjadi Cawang. Letnan Enci Awang adalah bawahan dari Kapten Wan Abdul Bagus, yang bersama pasukannya bermukim dikawasan yang sekarang dikenal dengan nama Kampung Melayu, sebelah selatan Jatinegara.
Kurang jelas, apakah sebagian atau seluruhnya, pada tahun 1759 Cawang sudah menjadi milik Pieter van den Velde, di samping tanah – tanah miliknya yang lain seperti Tanjungtimur atau Groeneveld, Cikeas, Pondokterong, Tanjungpriuk dan Cililitan (De Haan, 1910:50).
Pada awal abad ke-20 Cawang pernah menjadi buah bibir, karena disana bermukim seorang pesilat beraliran kebatinan, bernama Sairin, alias Bapak Cungok. Sairin dituduh oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai dalang kerusuhan di Tangerang pada tahun 1924. Di samping itu. Ia pun dinyatakan terlibat dalam pemberontakan Entong Gendut, di Condet tahun 1916. Condet pada waktu itu termasuk bagian tanah partikelir Tanjung Oost (Poesponegoro 1984, (IV):299 – 300).

Lika-Liku Jakarta

Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi cikal-bakal dari kota Jakarta, sebenarnya pelabuhan sunda kelapa telah akrab berhubungan dengan bangsa-bangsa lain sejak abad XII. Kala itu, pelabuhan ini dikenal sebagai pelabuhan lada milik kerajaan Hindu di Jawa Barat, Pajajaran. Kapal-kapal asing yang singgah dan berdagang dengan pedagang lokal, antara lain, berasal dari China, Jepang, India Selatan, dan Arab. Setiap hari, para buruh pelabuhan sibuk naik turun membongkar muatan kapal, seperti aktivitas menurunkan kayu yang berasal dari Kalimantan. Di dermaga, berjajar kapal-kapal pinisi atau bugis schooner dengan bentuk khas, meruncing di salah satu ujungnya dan berwarna-warni pada badan kapal. Mereka juga membawa berbagai barang, seperti porselen, kopi, sutra, kain, wewangian, kuda, anggur, dan zat warna guna ditukar dengan rempah-rempah yang jadi kekayaan Tanah Air saat itu.

heaven Batavia tempo dulu yang kini menjadi sunda kelapa

Portugis adalah bangsa Eropa pertama yang tiba di Sunda Kelapa pada 1512 untuk mencari rempah-rempah yang amat diminati dunia Barat. Keberadaan mereka ternyata tidak berlangsung lama. Gabungan kekuatan Kerajaan Banten dan Demak dipimpin Sunan Gunung Jati atau dikenal dengan nama Fatahillah menguasai Sunda Kelapa dan mengganti namanya menjadi Jayakarta yang artinya kemenangan yang nyata pada 22 Juni 1527.

Kemudian Belanda tiba tahun 1596 dengan tujuan yang sama, yaitu mencari rempah-rempah. Rempah-rempah memang menjadi komoditas andalan bangsa-bangsa Eropa pada saat itu. Para pedagang Belanda awalnya mendapat sambutan hangat dari Pangeran Wijayakrama. Namun, hubungan mesra tersebut buyar ketika Belanda mengingkari perjanjian perdagangan. Lambat laun, hubungan pun berubah menjadi penjajahan.
pelabuhan sunda kelapa tempo dulu
Pada tahun 1613, Belanda membangun benteng di sekitar 200 meter arah selatan Pelabuhan Sunda Kelapa. Pada 1839, di lokasi itu didirikan Menara Syahbandar yang berfungsi sebagai kantor pabean, atau pengumpulan pajak dari barang-barang yang diturunkan di pelabuhan. Lokasi menara menempati salah satu bastion (sudut benteng), sekaligus menandai monopoli perdagangan di Nusantara. Kini kawasan sekitar kompleks bangunan bersejarah itu penuh permukiman tak teratur, cenderung kumuh, dan di banyak tempat ditemukan tumpukan sampah. Menara Syahbandar tampak memprihatinkan dengan jendela kayu yang jebol dan bangunan mulai miring.
Padahal, kompleks kawasan bersejarah itu termasuk dalam perencanaan pembangunan koridor sejarah Jakarta yang dicanangkan sejak masa Ali Sadikin. Berkali-kali pemimpin Jakarta berganti, gagasan revitalisasi kota tua termasuk di dalamnya realisasi pembangunan koridor sejarah Jakarta, hanya sebatas rencana di atas kertas.
Seiring dengan perkembangan teknologi pada dunia pelayaran, banyak tuntutan dari dunia luar untuk melabuhkan kapal-kapal yang terbuat dari baja yang tidak bisa berlabuh di pelabuhan sunda kelapa karena strukturnya tepiannya yang dangkal. Kemudian dicarilah daerah pesisir terdekat yang lebih dalam untuk dijadikan pelabuhan bagi kapal-kapal besar dengan muatan yang lebih banyak. Tanjung priok menjadi daerah yang tepat.

Cara Merawat Laptop atau Notebook

Cara Merawat Laptop Atau Notebook
 
 
Notebook atau laptop merupakan sebuah barang elektronik yang cukup sensitif dan mudah rusak atau mengalami gangguan contohnya ketika terbentur. Karena itu buat anda pengguna laptop tentunya di perlukan perlakukan khusus yang berbeda seperti ketika anda menggunakan desktop untuk mengerjakan pekerjaan digital.
 
laptop sekarang bukan barang mewah lagi sudah banyak orang mempunyai laptop atau notebook, karena sekarang mempunyai laptop merupakan suatu tuntutan dan wajib di punyai setiap orang demi mendukung kinerja dan aktivitas mereka. Meski bukan barang mewah laptop juga memerlukan suatu perawatan selayaknya seperti bayi yang butuh perawatan secara lembut tiap harinya,dengan tujuan laptop itu supaya bisa tahan lama dan tidak mudah rusak.
 
Berikut adalah beberapa cara (tips) untuk merawat laptop yang bisa sobat praktekkan :
1.    Cara Membersihkan “Keyboard”
Keyboar laptop gampang sekali kotor, entah karena jari tangan yang berminyak, abu rokok, remah-remah roti, atau debu. Untuk cara membersihkannya, ambil kuas dan sapukan ke sela-sela tombol untuk mengeluarkan kotoran, atau gunakan vacuum cleaner portabel untuk menyedot debu yang ada. Bersihkan permukaan tombol keyboard dengan kain yang dibasahi cairan pembersih kaca. Lebih bagus lagi gunakan proteksi pelindung kibor untuk mencegah kotoran.
2.   Cara Mengelap Layar
Jangan sembarangan menggunakan cairan pembersih pada layar, pakailah pembersih kaca. Semprotkan pada kain halus atau katun, lalu poles layar monitor. Jangan menyemprotkan langsung pada layar, karena bisa menyebabkan pemukaan LCD (Liquid Crystal Display) menjadi belang. Bersihkan secara searah, misalnya dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan, serta jangan menekannya terlalu keras.
3.   Hindari Panas Matahari
Jangan meninggalkan laptop di dalam mobil yang diparkir di bawah sinar matahari. Panas yang berlebihan di dalam mobil bisa menyebabkan kerusakan komponen-komponen laptop.
4.   Menghindari Goresan
Amankan benda-benda tajam dari sekitar laptop. Taruh lapisan pelindung di atas keyboard sebelum sobat menutup case, agar layar tak tergores. Apabila sobat hendak bepergian, masukkan laptop pada wadah/tas yang telah tersedia.
5.   Case Cemerlang
Tangan yang kotor dan berminyak adalah salahsatu penyebab case tidak lagi mengkilat. Pakai deterjen non-zat alkalin dicampur air untuk membersihkannya. Bisa pula dengan pembersih multiguna untuk piranti elektroniknya, yang biasanya berupa busa. Semprotkan pada kain lap lembut, lalu gosok secara perlahan permukaan case.
6.   Cara Menyimpan Laptop
Bila Anda akan menyimpan laptop dalam waktu lama, sebaiknya lepaskan baterai dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering, serta bersirkulasi udara yang cukup baik. Taruh silikon gel untuk menghindari jamur. Begitu ingin menggunakannya kembali, charge baterai dengan cara mengisi dan mengosongkan sepenuhnya sebanyak tiga kali berturut-turut.
7.   Hindari Medan Magnet
Untuk melindungi data yang ada di dalam hard disk, jangan meletakkan piranti yang mengandung medan magnet/elektromagnet kuat di sekitar laptop. Piranti-piranti penghasil medan magnet, misalnya spiker yang tidak berpelindung (unshielded speaker system) atau telepon selular. Sekiranya sobat ingin mengakses internet menggunakan fasilitas pada ponsel, letakkan ponsel dalam jarak sekitar 15 cm dari laptop.
8.   Jangan Menggunakan Laptop Di Atas Tempat Tidur
Laptop memiliki sirkulasi pertukan udara diberbagai bagian bodynya. Sebagian ada yang berada di bagian bawah. Ketika kita meletakkan di alas yang lembut (seperti tempat tidur, sofa dan sebagainya), maka bagian sirkulasi bawah akan tersumbat. Tentu saja ini tidak baik untuk kelangsungan kinerja laptop ketika sedang berjalan maupun umur laptop sobat.
9.   Mengunakan laptop harus tempat yang permukaan datar.
10. Jauhkan dari benda cair.
11. Jangan menaruh laptop dipangkuan dalam waktu lama.
12. Hindari dari goncangan di saat membawanya.
13. Selesai menggunakan laptop jangan langsung di tutup biarkan 10 menit baru di tutup.
14. Gunakan Carger yg sama watt dan voltase nya.
15. Hindarkan pengecasan di saat menggunakan laptop karna ini mengakibatkan battery-nya cepat lemah.
16. Gunakan software sesuai dengan kapasitas laptop dan gunakan anti virus yang terpercaya dan ringan.
17.  Defraglah laptop sobat minimal setiap 1 bulan sekali, ini untuk mengatasi dan memperbaiki hardware yang eror.
 
Beberapa tips supaya LCD Laptop awet :
1.   Gunakan laptop sebijaksana mungkin, jangan menggunakan laptop 3 jam berturut-turut, matikan sekitar 10 menit, terus bisa lanjut lagi. Bisa menggunakan lebih lama tapi gunakan coolingpad yang berkualitas / coolingpad yang menggunakan sumber power/adaptor sendiri.
2.   Gunakan setting contras/brightness pada LCD yang sedang.
3.   Setting LCD time off ketika laptop tidak digunakan.
4.   Rawatlah LCD dengan baik karena LCD merupakan 40 % aset dari laptop.
5.   Buka tutup LCD dengan memegangnya dari kedua sisi kanan kirinya, bukan dari atasnya, karena dibagian atas ada blok yg rentan rusak.
 
Demikianlah tips sederhana cara merawat laptop semoga bisa bermanfaat bagi yang membutuhkannya, jika anda punya pertanyaan atau saran bisa menuliskannya dikotak komentar dibawah ini.
 
 
Sumber:
 
Sumber Gambar:
http://new-littlesun.blogspot.com/2012/06/cara-merawat-laptopnotebook-yang-baik.html

Mengenal Kesenian Debus Asli Banten



Mengenal Kesenian Debus Asli Banten
ilmu Debus adalah suatu kesenian yang mempertunjukan kemampuan manusia yang luar biasa, kebal senjata tajam, kebal api, minum air keras, memasukan benda kedalam kelapa utuh, menggoreng telur di kepala dan lain-lain. Debus lebih dikenal sebagai kesenian asli masyarakat Banten, yang mungkin berkembang sejak abad ke 18. Namun, pernahkah orang bertanya-tanya darimana sebenarnya asal debus tersebut?
Debus merupakan kesenian asli masyarakat Banten yang diciptakan pada abad ke-16, yaitu tepatnya pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin (1532-1570), dalam rangka penyebaran agama Islam. Agama Islam diperkenalkan ke Banten oleh Sunan Gunung Jati, salah satu pendiri Kesultanan Cirebon, pada tahun 1520, dalam ekspedisi damainya bersamaan dengan penaklukan Sunda Kelapa. Kemudian, ketika kekuasaan Banten dipegang oleh Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682), debus difokuskan sebagai alat untuk membangkitkan semangat para pejuang dalam melawan penjajah Belanda. Apalagi, di masa pemerintahannya tengah terjadi ketegangan dengan kaum pendatang dari Eropa, terutama para pedagang Belanda yang tergabung dalam VOC. Kedatangan kaum kolonialis ini di satu sisi membangkitkan semangat jihad kaum muslimin Nusantara, namun di sisi lain membuat pendalaman akidah Islam tidak merata, yaitu terjadinya percampuran akidah dengan tradisi pra-Islam. Hal ini yang terdapat pada kesenian debus.
seiring perkembangan jaman, terdapat beberapa perubahan pada kesenian Debus, hingga akhirnya membentuk sebuah kombinasi antara seni tari, suara serta seni kebatinan dengan nuansa magis. Karena merupakan alat penyebaran agama Islam pada zaman dulu maka kesenian ini dimulai dengan lantunan sholawat dan puji-pujian kepada Nabi Muhammad Saw. Dilihat dari pementasannya, pertunjukan Debus dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) tahapan, yaitu Gembruk, Beluk, dan Pencak. Gembruk merupakan penampilan pembuka, dengan ciri khas iringan musik menggunakan drum perkusi. Puncak acara adalah Beluk, yang banyak dihiasi oleh teriakan-teriakan. Pada saat inilah unjuk kebolehan seni kekebalan tubuh dipertontonkan. Dan yang terakhir adalah Pencak, yang mementaskan seni beladiri tradisional baik secara perseorangan maupun berpasangan.
Adapun dalam setiap pementasannya, hal - hal ekstrim yang sering dipertontonkan adalah:
  • Bergulingan di atas serpihan kaca atau beling.
  • Menaiki atau menduduki golok tajam yang disusun sedemikina rupa, tanpa terluka sedikitpun.
  • Memakan api, menggoreng telur diatas kepala, membakar tubuh dengan api.
  • Menyiram tubuh dengan menggunakan air keras hingga baju yang dikenakan hancur, namun kulit tubuh tetap utuh tanpa luka sedikitpun.
  • Mengiris anggota tubuh hingga berdarah, namun dalam seketika dapat sembuh tanpa meninggalkan bekas sedikitpun, hanya dengan mengusap anggota badan yang telah diiris.
  • Menusukkan jarum, pisau, dan benda benda tajam lainnya ke lidah dan kulit pipi, tanpa mengeluarkan darah setetespun.
  • Menusukkan tombak, pedang, dan berbagai senjata tajam lainnya, tanpa sedikitpun melukai kulit tubuh yang menjadi sasaran tusukan.
  • Membengkokkan senjata, besi baja dengan menggunakan tenggorokan dan alat vital pada bagian tubuh lainnya tanpa mengalami luka sedikitpun.

Tokoh Debus modern saat ini adalah Tubagus Barce Banten atau Abah Barce, kabarnya beliau selalu menjadi penasihat spritual kalangan elit politik dan dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit yang tidak dapat disembuhkan dunia kedokteran. Beliau juga sangat berperan memperkenalkan kesenian Debus hingga ke manca negara seperti ke Australia, Jepang, Amerika Serikat, Jerman, Malaysia, Belanda dan Spanyol. Menurut pria yang mendapat gelar doktor kehormatan dari Universitas Amsterdam Belanda pada tahun 1985 ini Debus tidak ada kaitannya sama sekali dengan ilmu sihir atau magis karena hal itu merupakan perbuatan Syirik (menyeketukan Allah) dan beliau menegaskan bahwa Debus digunakan pada zaman dahulu untuk melawan kolonial Belanda.
Kesenian Debus Sebagai Potensi Wisata

Terlepas dari anggapan debus berkaitan erat dengan dunia mistis yang bertentangan dengan Islam, ajaran itu turut berperan dalam sejarah diciptakannya kesenian debus di Indonesia, serta pelaksanaan atraksinya yang dimulai dengan pembacaan doa maupun lantunan sholawat Nabi. Tak dapat disangkal, debus merupakan kesenian tradisional khas Banten yang dapat dijadikan sebagai daya tarik bagi para wisatawan.
Jadi, mengapa tidak melestarikan dan mengembangkan kesenian debus, yang juga merupakan ciri khas kebudayaan Banten.
Dalam melakukan setiap atraksinya, setiap pemain memiliki syarat-syarat tertentu  yang biasanya dilakukan sekitar satu atau dua minggu sebelum ritual dilakukan. Selain itu, mereka juga dituntut untuk tidak melakukan beberapa pantangan yakni dilarang meminum-minuman keras, main judi, dan mencuri.
Konon, kesenian Debus ini memliki makna filosofis keagamaan yang kental, dimana dipercaya bahwa apapun yang dihantamkan ke tubuh mereka meskipun terlihat berbahaya tidak akan melukai mereka dikarenakan pemainnya memiliki iman kuat dan pasrah serta ikhlas kepada Tuhannya. Mereka pun percaya bahwa segala sesuatu akan terjadi karena kehendak Tuhan, meskipun secara logika hal tersebut akan melukai dan membahayakan mereka.
Uniknya tradisi khas Banten ini semakin tergerus oleh perkembangan zaman. Keberadaan kesenian ini semakin berkurang karena berkurangnya para pemain. Selain memang sudah tidak banyak pemuda yang tertarik melakukan kesenian Debus ini, kesenian ini juga dianggap cukup berbahaya untuk dilakukan. Banyak pemain yang terluka akibat kurangnya persiapan. Saat ini kesenian Debus hanya dapat disaksikan pada waktu-waktu tertentu. Dan bukan tidak mungkin salah satu warisan budaya Indonesia yang berasal dari tanah Banten ini akan menjadi sekedar cerita di masa mendatang akibat tergerus perkembangan zaman.



Sumber:

Sumber Gambar:
http://rudisony.wordpress.com/2009/12/21/kesenian-debus/