Tingginya curah hujan di
Jakarta dan Bogor beberapa hari ini, diprediksi meningkatkan debit air
di Manggarai, Jakarta Selatan. Beberapa wilayah langganan banjir di
ibukota diminta untuk waspada.
"Dari hulu wilayah Kalibata,
Jakarta Selatan, khususnya Rawajati, adalah wilayah yang pertama kali
terkena dampak naiknya debit air," kata penanggung jawab pintu air
Manggarai, Pardjono, kepada VIVAnews.com.
Ia mengatakan, beberapa wilayah di Jakarta Timur juga akan terkena dampak dari naiknya debit air.
"Cawang di belakang RS
Budi Asih, Gang Arus, Bukit Duri, Bidara Cina, Kebon Baru dan Kampung
Pulo juga merupakan daerah rawan banjir," tambahnya.
Meski
demikian Pardjono belum bisa memastikan kapan debit air akan menanjak
tinggi. Semua tergantung intensitas hujan yang terjadi di Bogor dan
Jakarta. "Tingginya debit air tergantung dari curah hujan yang terjadi,"
terang dia.
Saat ini, menurut Pardjono, ketinggian di pintu air
Manggarai rata-rata baru mencapai 690 cm. Namun tidak menutup
kemungkinan akan terus naik apabila debit air di bendungan Katulampa
tinggi.
Saat ini wilayah Jakarta yang sudah terendam banjir
adalah kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Air menggenangi rumah
penduduk di RT 11. Ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter. Banjir ini
juga menjadi perhatian khusus dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar