Proses Penyembuhan Luka
Sebagian
orang orang masih belum paham akan apa artinya sebuah luka. Oleh sebab itu mari
kita ulas apa itu luka. Kulit merupakan organ yang cukup luas yang terdapat dipermukaan
tubuh, dan berfungsi sebagai pelindung untuk menjaga jaringan internal dari
trauma, bahaya radiasi ultraviolet, temperatur yang ekstrim, toksin, dan
bakteri.
Kulit
terdiri dari beberapa lapisan; epidermis, dermis dan lapisan jaringan
subkutaneus. Selengkapnya epidermis, dermis, kelenjar keringat, folikel rambut,
kelenjar keringat, apokrin, kelenjar sebasea, lapisan subkutaneus dan kuku.
Luka adalah
rusaknya struktur dan fungsi anatomis kulit normal akibat proses patologis yang
berasal dari internal maupun eksternal dan mengenai organ tertentu.
Jenis luka
menurut penyebabnya, meliputi luka disengaja dan luka yang tidak disengaja.
Jenis luka
menurut tingkat keparahan, meliputi luka dengan perforasi, luka pada permukaan
dan luka dengan penetrasi.
Jenis luka
menurut kontaminasi terhadap luka, meliputi luka bersih, luka terkontaminasi
bersih, luka terkontminasi, luka terinfeksi dan luka terkolonisasi.
Jenis luka
menurut kualiatas deskriptif, meliputi luka Laselerasi, luka abrasi dan luka
kontusio.
Definisi
Penyembuhan luka.
Penyembuhan
luka adalah proses penggantian dan perbaikan fungsi jaringan yang rusak.
Penyembuhan luka melibatkan integrasi proses fisiologis. Sifat penyembuhan pada
semua luka sama, dengan variasinya bergantung pada lokasi, keparahan dan
luasnya cedera.
Proses
Penyembuhan Luka :
Penyembuhan
Primer
Fase
Inflamasi (Reaksi)
Inflamasi
merupakan reaksi tubuh terhadap luka yang dimulai setelah beberapa menit dan
berlangsung selama sekitar 3 hari setelah cedera. Proses perbaikan terdiri dari
mengontrol perdarahan (hemostatis), mengirim darah dan sel ke area
yangmengalami cedera (inflamas), dan membentuk sel-sel epitel pada tempat
cedera (epitelialisasi). Selama proses hemostatis, pembuluh darah yang cedera
akan mengalami konstriksi dan trombosit berkumpul untuk menghentikan
perdarahan. Bekuan-bekuan darah membentuk matriks fibrin yang nantinya akan
menjadi kerangka untuk perbaikan sel
Fase
Proliferasi (Regenerasi)
Fase
proliferasi terjadi dalam waktu 3-24 hari. Aktivitas utama selama fase
regenerasi ini adalah mengisi luka dengan jaringan penyambung atau jaringan
granulasi yang baru dan menutup bagian atas luka dengan epitelisasi
Maturasi
(Remodeling)
Maturasi,
yang merupakan tahap akhir proses penyembuhan luka, dapat memerlukan waktu
lebih dari satu tahun, bergantung pada kedalaman dan kaluasan luka. Serat
kolagen mengalami remodeling atau reorganisasi sebelum mencapai bentuk normal.
Penyembuhan
Sekunder
Luka dengan
jaringan yang hilang, seperti : luka bakar,luka tekan atau luka laserasi yang
parah akan mengalami penyembuhan sekunder. Penyembuhan sekunder memerlukan
waktu yang lebih lama sehingga kemungkinan terjadinya infeksi lebih besar. Tepi
luka tidak saling berdekatan. Luka akan tetap terbuka hingga terisi oleh
jaringan parut. Luka terbuka yang besar biasanya lebih banyak mengeluarkan
cairan dari pada luka tertutup. Inflamasi yang terjadi sering kali bersifat
kronik dan jaringan yang ruasak lebih banyak dipenuhi oleh jaringan granulasi
yangrapuh daripada dipenuhi oleh kolagen.
Komplikasi
Penyembuhan Luka, meliputi fistula, eviserasi, dehisens, infeksi dan hemoragi.
Sumber :
http://terselubungsekali.blogspot.com/2011/02/luka-adalah-hilang-atau-rusaknya.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Cedera
http://najwafahrini.blogdetik.com/2011/12/24/konsep-luka-dan-perawatan-luka/
http://dc366.4shared.com/doc/5sKOqI_F/preview.html
http://meetdoctor.com/article/5-tipe-luka-tubuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar