a.Susunan
terjejal
Banyak senyawa, khususnya kristal logam dan molekular
mempunyai sifat umum yang memaksimalkan kerapatannya dengan menyusun partikel-partiklenya
serapat mungkin. Sruktur kristal semacam ini disebut dengan struktur
terjejal.
b. Kubus berpusat badan
Beberapa logam , seperti logam alkali, mengkristal
dalam kisi kubus berpusat badan, yang mengandung bola yang terletak di pusat
kubus dan di sudut-sudut kubus sel satuan sebagaimana diperlihatkan di Gambar
8.6. Cara penyusunan ini disebut dengan kisi kubus berusat badan.
c. Analisis kristalografi sinar-X
Teknik analisis kristalografi sinar-X pertama
dikenalkan di awal abad 20, dan sejak itu telah digunakan dengan meluas untuk
penentuan struktur berbagai senyawa. Teknik ini dengan sempurna telah
menyelesaikan berbagai masalah yang sebelumnya tidak dapat diselesaikan. Hingga
beberapa tahun terakhir, analisis kristalografi sinar-X hanya dilakukan para
spesialis, yakni kristalografer, apapun molekul targetnyAkibatnya molekul
target yang dipelajari oleh para spesialis menjadi semakin rumit, dan bahkan
struktur protein kini dapat dielusidasi bila massa molekulnya tidak terlalu
besar.a. Difraksi cahaya terjadi dalam zat bila jarak antar
partikel-partikelnya yang tersusun teratur dan panjang gelombang cahaya yang
digunakan sebanding. Gelombang terdifraksi akan saling menguatkan bila
gelombangnya sefasa, tetapi akan saling meniadakan bila tidak sefasa. Bila
kristal dikenai sinar-X monokromatis, akan diperoleh pola difraksi. Pola
difraksi ini bergantung pada jarak antar titik kisi yang menentukan apakah
gelombang akan saling menguatkan atau meniadakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar