Kamis, 13 Desember 2012

Reumatik dan Mandi Malam

Bayak orang yang bertanya-tanya akan pengaruh mandi di malam hari bagi kesehatan tubuh. Apakah baik bila mandi pada malam hari? atau benarkah mandi dimalam hari dapat menyebabkan penyakit reumatik?  Mungkin pertanyaan-pertanyaan itu juga pernah terlontar oleh Anda.
Beberapa keluhan seputar rematik ini memang se Para ahli meyakini bahwa biang keroknya nyeri sendi pada usia lanjut adalah asam urat. Jika kita mau jujur, asam urat itu tidak terdapat pada air mandi. Lagipula, dengan menyiramkan air ke tubuh pada malam hari, tidak akan mendapat apapun, kecuali basah dan dingin. Apakah kedua hal ini memicu rematik suatu hari nanti? Lalu dikait-kaitkan dengan kebiasaan seseorang yang kebetulan ‘suka’ mandi malam.
Mandi merupakan salah satu kebutuhan primer manusia, selain sandang, papan, dan pangan. Kebutuhan mandi pada diri setiap orang juga berbeda-beda tergantung pada aktifitas dan kegiatan yang dilakukan. Ada orang yang mandinya teratur (pagi dan sore hari), ada juga yang terpaksa harus mandi pada malam hari karena faktor kesibukan. Kadang muncul kekhawatiran pada diri setiap orang untuk mandi pada malam hari. Hal ini dikarenakan adanya stigma di masyarakat yang menyebutkan bahwa kalau mandi di malam hari bisa terkena penyakit reumatik pada masa tuanya.
Mandi malam tidak menyebabkan nyeri rematik, tapi mandi malam jelas memperberat keluhan nyeri rematik. Artinya, bagi mereka yang ternyata sudah menderita rematik, tidak dianjurkan mandi malam. Kalaupun memang ingin mandi, utamakan dengan air hangat. Rasa dingin akan memperberat nyeri sendi, dan ini tentu bukan sesuatu yang diharapkan.
Stigma yang beredar tersebut salah adanya. Karena tidak ada dalam referensi mana pun yang mengatakan bahwa mandi pada malam hari berpengaruh pada kesehatan khususnya penyakit persendian atau reumatik. Secara medis mandi saat malam hari tidak menyebabkan nyeri pada persendian. Anggapan tersebut muncul dari pengalaman yang dialami masyarakat dan hanya mitos semata.
Nyeri pada tulang lebih disebabkan oleh gaya hidup seseorang, seperti seberapa sering berolahraga, atau bagaimana ia menggunakan persendiannya tersebut.
Tapi memang dengan bertambahnya usia seseorang, terjadi penurunan kepadatan massa tulang. Selain itu, cairan sendi pun mengalami perubahan komposisi sehingga hal tersebut akan menyebabkan keluhan nyeri tulang dan sendi yang biasa disebut reumatik.
Mandi malam juga dapat memicu penuaan dini. Ini dikarenakan saat dingin, tubuh akan masuk ke keadaan stress. Ia akan meningkatkan metabolismenya agar temperatur tubuh tetap normal dan meningkatkan aliran darahnya (vasokonstriksi) untuk mensuplai oksigen ke seluruh tubuhnya. Akibatnya, tubuh membutuhkan lebih banyak kalori dan oksigen. Untuk mencukupi kebutuhan kalori, maka dibutuhkan asupan kalori lebih banyak dengan cara menimbulkan rasa lapar dan lapar.
Untuk mencukupi kebutuhan oksigen, orang tersebut akan bernafas lebih cepat. Makanan dan hasil metabolisme, walaupun menghasilkan energi yang dibutuhkan, cenderung menumpuk hasil metabolit berupa oksidan dalam tubuhnya. Jika hal itu terjadi bertahun-tahun lamanya, maka orang tersebut akan mengalami gejala seperti layaknya orang yang sudah tua. Gejala yang paling umum adalah nyeri sendi. Tapi, ini bukanlah satu-satunya kemungkinan penyebab karena harus memperhatikan apa pekerjaan, kebiasaan lainnya, penyakit lain, faktor keturunan, kondisi psikologis, faktor eksternal (polusi, makanan, radiasi, tingkat kelembaban), dan sebagainya.
Jadi pada dasarnya mandi malam hari tidak ada sangkut pautnya dengan nyeri persendian atau reumatik. Tetapi yang perlu diingat, Anda mesti tetap memperhatikan kondisi badan saat mandi malam. Jika kondisi badan tidak dalam keadaan bagus, sebaiknya hindari untuk mandi pada malam hari. Pada saat mandi malam, perhatikan juga suhu air yang Anda gunakan, lebih baik menggunakan air hangat untuk mandi.
Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jika Anda mandi menggunakan air dingin. Pasalnya jika Anda mandi malam menggunakan air yang terlalu dingin, dikhawatirkan dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah (vasospasme) yang natinya juga akan menimbulkan berbagai macam penyakit lainnya seperti serangan jantung koroner, stroke, dan lain sebagainya.
Dari sedikit paparan diatas, mandi di malam hari tidak ada hubungannya dengan reumatik, sebab sampai saat ini tidak ada satupun cacatan medis yang menyebutkan dan mengungkapkan akan hal tersebut. Jadi, rumor yang beredar selama ini yang mengaitkan mandi dimalam hari bisa menyebabkan reumatik hanyalah mitos yang tidak teruji kebenarannya.
 
Sumber:
http://blog.dharmo.web.id/2011/07/7-bahaya-mandi-malam.html http://www.radioinformasi.com/2012/05/16/mitos-bahaya-mandi-malam/   http://www.intisolar.com/news/bahaya_reumatik_mandi_di_malam_hari_mitos_atau_fakta.html http://berita-harian-online.com/bahaya-mandi-malam/
http://female.kompas.com/read/2011/04/05/09302119/Sering.Mandi.Malam.Bahayakah.
Sumber Gambar:
http://www.wellnessworld.it/2012/06/quando-il-relax-inizia-dalla-doccia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar